Diabetes

Diabetes mellitus atau sering disebut penyakit kencing manis di Indonesia merupakan keadaan tubuh yang mengalami hiperglikemia kronik yang disertai dengan berbagai kelainan metabolik sebagai akibat gangguan hormonal. Dan sering menimbulkan komplikasi kronik pada mata, ginjal, dan pembuluh darah.

Di dunia medis, penyakit ini termasuk penyakit yang belum ditemukan obatnya. Pengobatan selama ini hanya dengan terus mengontrol agar gulah darah dalam kadar normal, tidak berlebih maupun kekurangan.

Penyebab utama Diabetes mellitus dikarenakan kekurangan produksi insulin dalam tubuh atau kurang sensitifnya jaringan tubuh terhadap insulin. Selain itu, terdapat jenis diabetes melitus yang juga disebabkan oleh resistansi insulin yang terjadi pada wanita hamil.

Gejala Umum Diabetes

penderita hiperglisemia biasanya memiliki tiga gejala umum yaitu:

  • Sering buang air kecil (Poliuria)
  • Selalu merasa haus (Polidipsia)
  • Selalu merasa lapar (Polifagia)

Tanpa perawatan memadai dalam jangka panjang Diabetes dapat memicu berbagai komplikasi kronis, seperti:

  1. Gangguan pada mata dengan potensi berakibat pada kebutaan
  2. Gangguan pada ginjal hingga berakibat pada gagal ginjal
  3. Gangguan kardiovaskular, diserati lesi membran basalis yang dapat diketahui dengan pemeriksaan menggunakan mikroskop elektron
  4. Gangguan pada sistem saraf hingga disfungsi saraf autonom, foot ulcer, amputasi, charcot joint disfungsi seksual

Berbagai penelitian medis untuk menemukan pengobatan yang tepat penderita diabetes mellitus telah dilakukan salah satunya dengan tanaman herbal Yacon. Yacon bukanlah tanaman asli Indonesia, namun pembudidayaannya mulai dikembangkan di Indonesia bahkan hingga di daerah dataran rendah yang notabene lebih panas dari Negara asalnya.

Menurut para peneliti, Yakon kaya dengan insulin dimana setiap unitnya mengandung gula fruktosa yang tidak dapat dicerna namun dapat difermentasikan oleh usus besar.

Kandungan fruktosa pada yakon adalah 25% terikat dan 35% free. Sehingga dengan keadaan inilah dapat mencegah penderita diabetes dari hiperglikemia. Mengkonsumsi Yakon tidak akan memungkinkan untuk terjadinya peningkatan kadar gula dalam darah . Itu juga berarti bahwa yakon secara alamiah terbukti memiliki kalori yang rendah.

Yakon memiliki efek hipoglikemik sehingga dapat menurunkan gula dalam darah. Dengan 20 gram daun yakon yang kering kemudian dilarutkan dengan 200 ml air yang dipanaskan selama 20 menit. Setelah airnya dingin, ramuannya disaring kemudian bisa diminum.

Berikut adalah manfaat dari daun Yakon bagi tubuh:

  1. Meningkatkan kadar insulin dalam tubuh
  2. Mencegah dan mengobati diabetes
  3. Menurunkan kadar trigiserida dalam darah
  4. Penguat hati sekaligus sebagai obat hati
  5. Anti murobial untuk ginjal dan infeksi pada kandung kemih
  6. Sebagai antioksidan dalam tubuh

Daun yakon yang digunakan sebagai teh, akan memiliki efek mengurangi puncak kadar gula saat kita menyantap makanan yang manis-manis atau yang mengandung banyak karbohidrat.

Ramuan Herbal Tanaman Yakon Untuk Diabetes :

  1. Umbinya, bisa dimakan langsung atau dimasak. Terasa manis. Dimakan sebagai camilan, atau dibuat sirup pengganti gula dapur, bagi yang sedang diet rendah kalori dan penderita diabetes mellitus.
  2. Daunnya, 5 – 10 lembar direbus (jangan menggunakan aluminium) dengan 6 gelas air, dijadikan 3 gelas. Diminum 2 – 3 kali sehari.
  3. Dosisnya disesuaikan dengan kadar gula darahnya dan diperiksa hasilnya dengan cek gula darah.

Membuat teh dari daun Yakon :

Siapkan 5 helai daun Yakon yang sudah dikeringkan dengan cara dijemur. Setelah benar-benar kering, tumbuk daun-daun tersebut sampai halus dan menghasilkan 15 gram serbuk. Kemudian, seduh serbuk tersebut dalam 3 gelas berisi masing-masing 600 ml air mendidih. Aduk serbuk dengan air mendidih tersebut sampai Anda mendapatkan air berwarna hijau pekat. Minum air tersebut sebanyak 3 kali dalam sehari layaknya aturan minum obat yaitu di pagi, siang dan malam hari.