Ayo Bersihkan Usus Besar Anda dengan Colon Cleansing Therapy!

COLON CLEANSING THERAPY (TERAPI BERSIH USUS)

 

“Perut adalah gudangnya penyakit dan berpuasa itu adalah obatnya” (Nabi Muhammad SAW)

Terapi bersih usus atau Colon Cleansing Therapy merupakan metode pembersihan usus besar untuk mengeluarkan kotoran/sisa-sisa makanan. Metode ini sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan dan sering digunakan untuk menjaga kesehatan dan sering digunakan untuk menunjang pengobatan penyakit-penyakit yang berhubungan dengan saluran pencernaan.

Usus besar atau colon adalah salah satu organ pencernaan penting yang merupakan bagian akhir dari saluran pencernaan. Colon berfungsi sebagai tempat mengumpulkan sisa makanan yang akan dibuang lewat anus/dubur. Di dalam colon, sisa makanan akan diserap kembali air dan mineral yang masih tersisa, dan kemudian akan dipadatkan untuk membentuk massa feses/kotoran.

Bila fungsi colon terganggu, maka akan menyebabkan penumpukan racun yang akhirnya dapat terserap ke peredaran darah yang menimbulkan keracunan bagi tubuh.

Di dalam usus, akumulasi penumpukan racun dan kotoran sedikit demi sedikit akan mengakibatkan penyerapan nutrisi tidak optimal, sehingga mengganggu kesehatan dan menimbulkan berbagai penyakit dan infeksi pada tubuh kita.

Beberapa Penyakit Akibat Usus yang Kotor:

  • Gangguan pencernaan (misal: kembung, mual, konstipasi, diare)
  • Meningkatnya resiko tumor/kanker usus besar, hati, pankreas
  • Bisulan, jerawatan, borokan, eksim, gatal-gatal pada kulit
  • Gangguan irama jantung
  • Macam-macam sakit kepala
  • Cepat tersinggung, pemarah, letih lesu, gairah menurun, depresi
  • Gangguan kandung kemih, gangguan ginjal, batu ginjal

Menurut pakar enzim dan pencernaan dari Amerika, Dr. Hiromi Shinya, orang yang biasa makan makanan/minuman yang tidak sehat untuk usus akan menyebabkan usus berbentuk benjol-benjol, bisul-bisul, bercak-bercak hitam dan menyempit di sana-sini seperti diikat dengan karet gelang.

Sedangkan usus orang yang makan makanan/minuman sehat/baik, digambarkan sangat bagus, bintik-bintik rata, kemerahan dan segar. Jika makanan/minuman yang dikonsumsi tidak sehat. maka ususnya bukan hanya kecapean, tapi juga sari makanan yang diserap pun tidak banyak. Akibatnya, pertumbuhan sel-sel tubuh kurang baik, daya tahan tubuh sangat jelek, sel radikal bebas bermunculan, penyakit timbul, dan kulit cepat menua. Bahkan, makanan yang tidak berserat daging, bisa menyisakan kotoran yang menempel di dinding usus menjadi tinja stagnan yang kemudian membusuk dan menimbulkan penyakit lagi.

 

“Abnormalitas di usus besar sering sekali menimbulkan masalah bagi tubuh manusia. Banyak kasus kanker payudara dan kanker lainnya justru terjadi karena usus besar yang kotor.” (Dr. Hiromi Shinya, Pelopor Kolonoskopi Modern)

 

HERBAL TERAPI BERSIH USUS

Kami menyediakan formula yang sinergis untuk membersihkan berbagai racun (toksin) yang menempel pada dinding usus:

1. KAPSUL BERSIH USUS

Mengandung bahan : bawang merah, kejibeling, jati cina, daun ungu, dll. Memiliki kandungan serat tinggi, sehingga mampu mengeluarkan tinja dengan cepat, mengatasi sembelit, membilas usus besar, mengurangi kolesterol dan membuang zat-zat toksin dari usus besar.

2. PRIMA COCO  Virgin Coconut Oil (VCO)

Komponen utama (93%) dari VCO adalah asam lemak jenuh berantai sedang (Medium Chain Fatty Acid/MCFA) yang berfungsi antara lain merangsang produksi insulin dan melancarkan proses metabolisme tubuh.

 

TEKNIK TERAPI BERSIH USUS

Cara menjaga usus besar agar bersih dari racun:

A. Minum Kapsul Bersih Usus dan PRIMA COCO Virgin Coconut Oil (VCO) dengan dosis 3 x sehari masing-masing 3 kapsul. Diminum 1 jam sebelum makan dengan air yang hangat. Lakukan terapi ini selama 2 minggu setiap 2 bulan sekali.

“Dengan memiliki usus yang bersih dan enzim yang cukup, tubuh akan memiliki kemampuan menyembuhkan diri sendiri dari berbagai penyakit.” (Dr. Hiromi Shinya)

B. Konsumsi Air Putih

Air mempunyai peranan yang penting dalam tubuh, terutama dalam membersihkan usus besar. Air yang diminum, secara otomatis akan membersihkan usus dari sisa-sisa makanan yang diserap tubuh.

Saat tubuh diberi air yang banyak, usus besar akan bekerja lebih efektif sehingga gizi makanan mudah diserap. Kemudian gizi makanan tersebut diubah menjadi darah baru yang berperan penting dalam menyembuhkan penyakit dan memelihara kesehatan.

Cara terapi:

Minum air putih sebanyak 4 gelas saat banyun tidar sebelum mencuci muka atau gosok gigi. Kemudian, 1 jam berikutnya baru makan. Awalnya akan buang air kecil 2 – 3 kali dalam satu jam, tapi setelah beberapa lama, akan normal kembali. Minumlah air 10 – 15 menit sebelum makan siang dan makan malam.

C. Banyak Mengkonsumsi Sayuran dan Buah

Memperbanyak konsumsi sayur dan buah setiap hari sangat dianjurkan karena sayuran dan buah mengandung serat yang baik untuk usus.

Jika mengkonsumsi sayuran dan buah berpestisida maka lakukan pencucian pada air mengalir terlebih dahulu, kemudian lakukan perendaman dengan jeruk nipis atau garam, untuk meminimalkan kandungan pestisida.

D. Berpuasa

Selama berpuasa, organ-organ pencernaan akan beristirahat. Namun fungsi fisiologis pencernaan tetap berjalan normal, terutama produksi sekresi pencernaan. Sehingga membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh dan membersihkan tubuh dari sisa-sisa endapan makanan.

E. Jika merasa lapar di atas jam 18.00, maka cukup mengkonsumsi buah atau sayur.

F. Kurangi konsumsi gula dan pemanis buatan.

 

REAKSI DAN HASIL DARI KERJA TERAPI

  • Terapi tidak menyebabkan perut melilit
  • Perut merasa nyaman
  • Tubuh lebih segar dan sehat
  • Penyerapan nutrisi tubuh lebih efektif
  • Berat badan menjadi ideal
  • Nafsu makan terkendali

 

YANG HARUS MELAKUKAN TERAPI BERSIH USUS

  1. Orang berbadan kurus maupun gemuk
  2. Penderita masalah lambung
  3. Penderita penyakit ganas/parah, seperti kanker, tumor , dll.
  4. Semua penyakit dianjurkan melakukan terapi bersih usus.

 

PANTANGAN UNTUK TERAPI BERSIH USUS

  1. Makanan siap saji yang kaya akan bahan pengawet dan zat-zat kimia lainnya yang berbahaya.
  2. Seafood dan daging yang mengandung lemak tinggi seperti daging asap/babi/kalkun/ udang, dan kepiting.
  3. Buah-buahan yang menghasilkan alkohol seperti durian, nangka dan lengkeng.
  4. Sayuran yang menghalangi kinerja obat-obatan seperti sawi putih dan kangkung. Disamping itu tauge dan cabai.
  5. Makanan yang cara pengolahannya tidak sehat seperti digoreng berulang kali dan dibakar serta makanan yang diawetkan.
  6. Hindari makan besar di atas jam 18.00 petang.

 

Anjuran: 

Konsumsi makanan sehat, makanan yang kaya serat, kaya vitamin dan mineral serta lemak sehat seperti sayuran dan buah-buahan, pola hidup dengan olahraga teratur dan istirahat yang cukup.